Keteladanan dari Pimpinan
Aksi ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Kehadiran Kepala Desa di garis depan, memegang sapu dan memungut sampah plastik, menjadi pemandangan yang memotivasi warga sekitar. Didampingi oleh seluruh Kepala Dusun (Kadus), kegiatan ini terfokus pada pembersihan area keramik yang kerap tumbuh rumput di sela-selanya, dan bibir pantai yang menjadi tempat menumpuknya sampah kiriman maupun sisa pengunjung.
“Pantai PARANGDATU adalah aset kita bersama. Kalau bukan kita yang mulai menjaga keindahannya, siapa lagi? Libur bukan berarti berhenti mengabdi, tapi momen tepat untuk terjun langsung ke lapangan,” ujar Kepala Desa Ujung Tobaku di sela-sela kegiatannya.
Fokus pada Kebersihan dan Kenyamanan Wisata
Kegiatan gotong royong ini menyasar beberapa titik vital, antara lain:
Pembersihan Sampah Plastik: Mengumpulkan botol dan kemasan sekali pakai yang mengganggu estetika pantai.
Penataan boks jualan: menata kembali boks jualan yang mulai tidak teratur, dan tempat sampah yang di simpan di dekat jalan yang mengurangi keindahan kawasan wisata pantai.
Edukasi Pengunjung: Secara tidak langsung memberikan contoh kepada wisatawan yang hadir agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Harapan Kedepan
Dengan kondisi pantai yang lebih bersih dan tertata, Pemerintah Desa berharap kunjungan wisatawan ke PARANGDATU terus meningkat, yang nantinya akan berdampak positif pada ekonomi masyarakat lokal.
Pemerintah Desa Ujung Tobaku juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung untuk selalu menjaga fasilitas yang ada dan tidak membuang sampah sembarangan. Karena keindahan Parangdatu adalah warisan yang harus dijaga bersama untuk generasi mendatang.
Penulis:[Jurnalis desa]
Foto: [Dokumentasi Kegiatan Desa]









0 komentar:
Posting Komentar