Kamis, 30 April 2026
Isi Waktu Libur, Pemdes Ujung Tobaku Gelar Aksi Bersih Pantai di Wisata "PARANGDATU"
Keteladanan dari Pimpinan
Aksi ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Kehadiran Kepala Desa di garis depan, memegang sapu dan memungut sampah plastik, menjadi pemandangan yang memotivasi warga sekitar. Didampingi oleh seluruh Kepala Dusun (Kadus), kegiatan ini terfokus pada pembersihan area keramik yang kerap tumbuh rumput di sela-selanya, dan bibir pantai yang menjadi tempat menumpuknya sampah kiriman maupun sisa pengunjung.
“Pantai PARANGDATU adalah aset kita bersama. Kalau bukan kita yang mulai menjaga keindahannya, siapa lagi? Libur bukan berarti berhenti mengabdi, tapi momen tepat untuk terjun langsung ke lapangan,” ujar Kepala Desa Ujung Tobaku di sela-sela kegiatannya.
Fokus pada Kebersihan dan Kenyamanan Wisata
Kegiatan gotong royong ini menyasar beberapa titik vital, antara lain:
Pembersihan Sampah Plastik: Mengumpulkan botol dan kemasan sekali pakai yang mengganggu estetika pantai.
Penataan boks jualan: menata kembali boks jualan yang mulai tidak teratur, dan tempat sampah yang di simpan di dekat jalan yang mengurangi keindahan kawasan wisata pantai.
Edukasi Pengunjung: Secara tidak langsung memberikan contoh kepada wisatawan yang hadir agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Harapan Kedepan
Dengan kondisi pantai yang lebih bersih dan tertata, Pemerintah Desa berharap kunjungan wisatawan ke PARANGDATU terus meningkat, yang nantinya akan berdampak positif pada ekonomi masyarakat lokal.
Pemerintah Desa Ujung Tobaku juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung untuk selalu menjaga fasilitas yang ada dan tidak membuang sampah sembarangan. Karena keindahan Parangdatu adalah warisan yang harus dijaga bersama untuk generasi mendatang.
Penulis:[Jurnalis desa]
Foto: [Dokumentasi Kegiatan Desa]
Rabu, 22 April 2026
Kreativitas Tanpa Batas: Mengubah Kawat Bulu Menjadi Bunga Cantik di Perpustakaan Tholabul Ilmi ujung tobaku.
Kreativitas Tanpa Batas: Mengubah Kawat Bulu Menjadi Bunga Cantik di Perpustakaan Tholabul Ilmi
Ujung Tobaku – Selasa, 21 April 2026, suasana di Perpustakaan Tholabul Ilmi, Desa Ujung Tobaku, tampak lebih berwarna dari biasanya. Beberapa anak-anak berkumpul dengan antusias untuk mengikuti kegiatan kreatif yang edukatif: membuat bunga hias dari kawat bulu.
Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan sebuah inisiatif cerdas dari Kepala Perpustakaan bersama PIC pepus tholabul ilmi. Tujuannya jelas, yaitu menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang inklusif dan menyenangkan, melampaui sekadar tempat membaca buku.
Melatih Motorik dan Imajinasi
Dengan bimbingan para pengelola, jemari mungil anak-anak terlihat cekatan menekuk dan memutar kawat bulu beraneka warna. Dalam waktu singkat, kawat-kawat tersebut bertransformasi menjadi kelopak bunga yang cantik.
Selain mengasah kreativitas, aktivitas ini bermanfaat untuk:
Melatih motorik halus anak melalui gerakan tangan yang presisi.
Meningkatkan konsentrasi dan kesabaran dalam menyelesaikan sebuah karya.
Membangun kedekatan sosial antar sesama pengunjung perpustakaan.
Literasi untuk Kesejahteraan
Inisiatif ini sejalan dengan semangat Literasi untuk Kesejahteraan. Perpustakaan kini bertransformasi menjadi ruang pemberdayaan di mana masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menggali potensi diri melalui berbagai keterampilan praktis.
"Kami ingin anak-anak merasa bahwa perpustakaan adalah rumah kedua mereka. Tempat di mana mereka bisa belajar, bermain, dan berkarya secara bersamaan," ujar Kepala Perpustakaan Tholabul Ilmi Fadli dahlan, S.E. di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, diharapkan kecintaan anak-anak terhadap perpustakaan semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan jiwa kreatif sejak dini di Desa Ujung Tobaku.
#LiterasiUntukKesejahteraan #SalamLiterasi #PerpustakaanTholabulIlmi #UjungTobaku #KegiatanAnak #KreativitasTanpaBatas




















